Cara Ternak Lobster Air Tawar di Terpal

Cara Ternak Lobster Air Tawar di Terpal

Cara Ternak Lobster Air Tawar di Terpal – Udang Lobster airtawar atau sering disebut juga dengan Freshwater Crayfish merupakan salah satu jenis hewan yang mudah untuk dipelihara dan dibudidayakan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi peluang yang sangat bagus karena harga lobster air tawar di pasaran juga cukup tinggi yaitu dari 150 hingga 250.000 per kilogram. Budidaya lobster air tawar yang baik tentunya sangat menjanjikan.

Tahapan Cara Ternak Lobster Air Tawar

1. Memperhatikan Kebutuhan Hidup Udang Lobster

Sebelum Kamu menerapkan cara budidaya Udang Lobster di kolam terpal, ada baiknya Kamu memahami bagaimana kebutuhan serta cara hidup Udang Lobster itu sendiri. Udang Lobster merupakan bentukan udang dengan tubuh lebih besar. Harga pasaran pun lumayan tinggi, sekitar 150 hingga 200 ribu perkilogramnya.

Lobster merupakan salah satu hewan yang bisamenyesuaikan diri dengan lingkungannya secara cepat. Selain itu, ia bisa hidup pada suhu maksimal 35 derajat celcius. Akan tetapi, suhu normal yang ideal untuk Udang Lobster ini adalah 25 sampai 29 derajat celcius saja.

Untuk oksigen terlarut yang bisadibuat sebagai tempat tinggal ideal Udang Lobster memiliki kadar oksigen minimal 4ppm. Kurang dari itu Udang Lobster masih bisa bertahan hidup, akan tetapi akan menghambat proses perkembang biakan Udang Lobster nantinya. Dan tingkat keasamaan air harus berkisar pada 7 hingga 9 dengan mengandung sedikit alkalin. Hal ini berguna supaya air memiliki kadar kalsium yang tinggi yang berguna untuk pembentukan cangkang Udang Lobster nantinya.

2. Pembuatan Media Tempat Tinggal Udang Lobster

Setelah memahami bagaimana cara hidup seekor Udang Lobster, langkah selanjutnya adalah Kamu harus menyiapkan media kolam. Berhubung pembahasan disini adalah cara budidaya Udang Lobster di kolam terpal, maka Kamu harus menyiapkan terpal dengan ukuran 1 x 2 meter dengan tinggi 80cm.

Terpal tadi kemudian Kamu isi dengan ketinggian air 60 cm saja, jangan sampai penuh. Karena jika sampai terlalu penuh, Udang Lobster bisa-bisa kabur. Jadi usahakan tinggi air 10 hingga 30 cm lebih rendah dari tinggi terpal. Cara budidaya Udang Lobster di kolam terpal terbilang murah bukan dibandingkan dengan cara budidaya gurame di kolam beton yang memungkinkan Kamu untuk membuat kolam ikan permanen.

Memberikan accessories dalam cara bidudaya Udang Lobster di didalam kolam terpal juga sangat dibutuhkan. Kamu bisamenaruh eceng gondok ataupun tanaman air lainnya. Serta berikan beberapa potongan pipa paralon yang sesuai dengan besar tubuh Udang Lobster. Yang mana kedua benda ini berfungsi dalam memberikan keamanan bagi Udang Lobster yang merasa sedang terserang, serta memberikan kenyamanan bagi Udang Lobster dalam berkumpul dengan sesamanya. Persiapan ini hendaknya dilakukan satu minggu sebelum bibit Udang Lobster dimasukkan ke dalam kolam.

3. Pemilihan Bibit Udang Lobster

Setelah tempat tinggal Udang Lobster dari terpal selesai. Saatnya Kamu memilih bibit Udang Lobster yang akan dimasukkan ke dalam kolam. Sebenarnya pemilihan ini juga bisadilakukan sebelum pembuatan kolam. Akan tetapi, tulisan kali ini tentang cara budidaya Udang Lobster di kolam terpal memberikan Kamu saran untuk membuat kolam terlebih dahulu. Sehingga Setelah ditentukan bibit losbter yang cocok untuk anda, media kolam telah siap dan Udang Lobster bisa segera beradaptasi dengan rumah barunya.

Hal penting dalam memilih bibit Udang Lobster, yakni lihat dari segi ukuran. Ukuran Udang Lobster yang telah siap untuk dijadikan bibit sekitar 10 cm dengan usia kurang lebih 5 hingga 6 bulan. Untuk Kamu yang pemula, pastikan Kamu membeli Udang Lobster di tempat yang telah memiliki sertifikat penjualan Udang Lobster secara resmi. Usahakan memilih jenis kelamin yang pasti (tidak banci) karena ada beberapa Udang Lobster yang tidak bisa menghasilkan telur.

Cara budidaya Udang Lobster di kolam terpalMemilih Udang Lobster yang gemuk mulai dari kepala hingga ekor merupakan salah satu langkah tepat dalam melakukan cara budidaya Udang Lobster di kolam terpal. Jangan memilih Udang Lobster yang besar di kepala namun kecil di badan hingga ekor. Ini menandakan bahwa Udang Lobster kurang mendapatkan makanan.

Selanjutnya Kamu harus bisamembedakan jenis kelamin jantan dan betina. Baik Udang Lobster maupun budidaya udang galah harus difahami perbedaan jenis kelaminnya. Udang Lobster jantan memiliki bintik merah di area capitnya. Bintik merah ini bisaterlihat ketika Udang Lobster telah berusia sekitar 3-4 bulan dengan ukuran panjang tubuh kurang lebih 7 cm.

Keluarnya bintik merah ini juga merupakan pertKamu bahwa Udang Lobster siap untuk dikawinkan. Sedangkan untuk Udang Lobster betina memiliki lubang di area pangkal kaki ketiga di bawah ekornya. Yang mana lubang tersebut merupakan alat kelamin Udang Lobster betina yang nantinya akan menjadi tempat keluarnya telur.

4. Proses Perkawinan Udang Lobster

Cara budidaya Udang Lobster di kolam terpal yang selanjutnya yakni melakukan perkawinan. Setelah Udang Lobster berusia 3 hingga 4 bulan atau telah ditemukan bintik merah di area capitnya, hal ini menandakan bahwa losbter telah siap untuk dikawinkan. Proses perkawinan biasanya membutuhkan waktu kurang lebih 2 minggu. Dan selama beberapa waktu ini, Udang Lobster biasanya telah ada yang melakukan perkawinan. Usahakan Kamu tetap memberikan potongan pipa paralon dengan ukuran 15 hingga 20 cm yang juga disesuaikan dengan panjang Udang Lobster.

Letakkan 3 Udang Lobster jantan dan 5 Udang Lobster betina dalam satu kolam. Udang Lobster betina harus lebih banyak daripada Udang Lobster jantan. Karena Udang Lobster betina yang biasanya lebih dominan dalam melakukan perkawinan ini. Sedangkan Udang Lobster jantan bisamelakukan perkawinan dengan lebih dari 2 ekor Udang Lobster betina. Udang Lobster yang sedang melakukan perkawinan biasanya akan membentuk huruf Y. Setelah Udang Lobster jantan menanamkan spermanya, selanjutnya Udang Lobster betina akan menyingkir perlahan dari Udang Lobster jantan.

Setelah masa inilah kemudian Udang Lobster betina akan mengeluarkan telurnya melalui lubang yang berada pada pangkal kaki ketiga yang selanjutnya melewati sperma dan turun tepat berada di ekor. Dan pada minggu pertama, telur yang berada di ekor akan di tutup rapat oleh Udang Lobster betina dengan ekornya.

5. Pemindahan Proses Pengeraman, Pematangan Hingga Penetasan Telur

Proses cara budidaya Udang Lobster air tawar tidak terlalu berbeda dengan cara budidaya Udang Lobster air laut. Perbedaannya hanya tempat. Jika air tawar bisaKamu gunakan cara budidaya Udang Lobster di kolam terpal, sedangkan Udang Lobster air laut harus dilakukan perkembang biakannya di laut. Minggu pertama merupakan tahap awal Udang Lobster betina bertelur. Dan pada minggu kedua atau ketiga, telur-telur tadi telah bisa melekat di kaki Udang Lobster betina, pada masa inilah Udang Lobster betina harus dipindahkan ke dalam kolam yang lainnya.

Telur akan mengalami beberapa fase dimana pada minggu kedua, telur masih berbentuk bulat layaknya sebuah telur. Pada minggu ketiga biasanya terlihat bintik pada telur yang merupakan pembentukan awal embrio. Pada minggu keempat, sungut, capit dan kaki biasanya telah mulai terlihat. Meski begitu losbter pada masa ini belum bisa untuk hidup mandiri. Hasilnya, Udang Lobster masih menempel pada induknya.

Minggu kelima seluruh kuning telur perlahan mulai terlepas. Dan pada minggu ini induk Udang Lobster akan melepaskan Udang Lobster baru supaya bisa mencari makan dengan mandiri. Setelah Udang Lobster kecil terlepas, tunggu sekitar 3 hari untuk melakukan pemindahan induk Udang Lobster ke dalam kolam yang baru, supaya induk Udang Lobster bisa beristirahat dan berganti kulit. Selain itu, supaya Udang Lobster kecil tidak menjadi makanan bagi sang induk, dikarenakan Udang Lobster merupakan salah satu hewan yang kanibal. Proses pemindahan ini juga harus dilakukan jika Kamu melakukan budidaya Udang Lobster air tawar di aquarium.

6. Perawatan bibit Udang Lobster

Setelah indukan Udang Lobster dipisah dari Udang Lobster kecil, selanjutnya berikan perawatan bagi keduanya secara terpisah dan intensif. Udang Lobster yang baru menetas bisa diberikan makan seperti cacing beku atau cacing sutera untuk mempercepat proses pertumbuhan.

Dan usahakan untuk memberikan makan secara rutin. Berikan pakan sekitar 2% dari berat badan Udang Lobster di pagi hari, dan 7% pada pemberian pakan di sore hari. Karena Udang Lobster merupakan hewan yang aktif pada malam hari, maka pemberian pakan yang lebih banyak di sore hari bisameningkatkan energi bagi Udang Lobster untuk melakukan proses pertumbuhan Udang Lobster pada malam harinya.

7. Pemilihan Jenis Pakan Udang Lobster

Seperti yang telah dikatakan bahwa Udang Lobster anakan sebisa mungkin diberikan pakan cacing beku, jangan memberikan pakan sayuran atau umbi terlebih dahulu. Tetapi bagi Udang Lobster dewasa Kamu telah bisamemberikan pakan berupa pellet, planton dan tumbuhan air, ketela pohon ataupun jagung manis yang telah dihaluskan. Intensitas pemberian pakan dilakukan dengan intensitas yang sama yakni dua kali dalam satu hari. Selain itu pakan Udang Lobster juga dibedakan menjadi tiga :

Pakan alami : kutu air, cacing tanah, cacing sutera, jentik nyamuk, cacing rambut dan cacing darah.
Pakan buatan : wortel, tauge, kacang hijau, tepung ikan, cacing dan siput.
Pakan komersial : pakan ini biasanya disesuaikan dengan kebutuhan nutrisi Udang Lobster yang biasanya telah berbentuk bubuk ukuran 1 x 2 mm.

8. Siap Panen Udang Lobster

Cara budidaya Udang Lobster di kolam terpal Udang Lobster bisadipanen Setelah berusia 20 hari. Dan lakukan panen Udang Lobster pada pagi hari. Serta usahakan Udang Lobster yang masih umur 20 hari itu dipindahkan dengan menggunakan ember yang memiliki kadar air yang sama dengan yang ada di kolam.

Akan tetapi, jangan mengambil air yang telah kotor didalam kolam, melainkan membuatkan air bersih yang baru dengan memiliki kadar yang sama dengan air yang ada di kolam.

 

Cara budidaya Udang Lobster di kolam terpal pada tahap ini merupakan hal yang sangat dinanti-nanti bagi peternak Udang Lobster. Selain mendapat bibit Udang Lobster baru, Udang Lobster juga telah bisa dipasarkan yang itu artinya peternak Udang Lobster bisa mengambil keuntungan dari apa yang dilakukannya selama ini.