Sejarah Olahraga Anggar

Sejarah Olahraga Anggar

Sejarah Olahraga AnggarPermainan anggar aslinya bukan jenis olah raga yang berasal dari Indonesia, melainkan berasal dari Eropa. Walau pun bentuk permainan ini seperti olah raga, mulanya, anggar ialah salah satu cara pembelaan diri yang kemudian berkembang menjadi jenis permainan dalam olah raga.

Dengan begitu menunjukkan bahwa anggar adalah sebuah olah raga yang gerakannya ialah hasil dari penguasaan cara beladiri. Untuk menguasai gerakannya diperlukan keahlian khusus. Olah raga ini berguna untuk meningkatkan rasa percaya diri dan menjaga diri dari ancaman berbahaya.

Dari tahun ke tahun, perkembangan anggar semakin berkembang pesat, sehingga setiap negara memiliki gaya permainan yang berbeda dan bisa menghasilkan pemain anggar berkualitas.

Anggar dimainkan di lokasi yang luasnya sekitar 14 x 15 m. Setiap pemainnya diwajibkan memakai dengan kostum dan kabel khusus yang telah dihubungkan dengan metode penilaian elektronik. Peralatan elektronik tersebut akan bereaksi, jika pakaian tersebut terkena tusukan.

Dalam setiap permainan anggar dipakai sistem eleminasi langsung. Setiap tim terdiri atas tiga orang pemain dan masing-masing akan berduel dengan setiap anggota dari tim lawan.

Teknik Bermain Anggar

Teknik dasar dalam permaianan ini terdiri dari teknik on guard dan movement and distance. Kedua teknik ini mempunyai kedudukan dan peran yang sama bergunanya untuk rangkaian gerak dalam olahraga anggar.

On guard position adalah teknik yang menggambarkan posisi pemain siap beraksi. Sementara movement and distance adalah teknik gerakan dalam permainan anggar. Dalam teknik movement and distance dikenal beberapa gerakan, yaitu direct attack , one step lunge, rusoubleman, dan ballestra.

Direct attack adalah serangan sederhana yang dibangun oleh kedua kaki ke depan hingga lutut membentuk sudut 90 derajat. One step lunge gerakannya hampir sama dengan direct attack tetapi gerakannya didahului dengan melangkahkan kaki ke depan. Redoubelman adalah serangan berkesinambungan setelah melakukan serangan pertama. Dan terakhir gerakan ballestra adalah serangan yang diawali lompatan, kemudian baru lah melakukan serangan.

Tiap tiap strategy yang ada dalam movement distance digunakan para pemain sesuai dengan keperluan dan tuntutan permainan.

Senjata Permainan Anggar

Dalam olahraga ini terdapat tiga nomor yang sering diperlombakan, antar lain sebagai berikut.

Floret (Foil)
Floret ialah sebuah pedang yang mempunyai bentuk langsing, lentur, dan ringan. Ujung dari pedang tersebut datar (bulat tumpul) dan juga berpegas. Apabila pedang tersebut ditusukkan, dapat naik/turun beratnya sekitar 500 gr (5 ons).

Pelindung tangan yang terdapat pada pedang ini lebih kecil jika dibandingkan dengan Degel dan Sebel. Bagian ujung pedang berguna untuk menusuk, sedangkan bagian bawahnya digunakan untuk menekan dan menangkis.

Sabel (Sabre)
Sabel ialah sebuah pedang yang mempunyai bentuk segitiga dengan sudut yang tidak tajam. Pedang ini hampir menyerupai parang kecil, semakin ke atas bentuknya semakin pipih dan bagian ujungnya ditekuk hingga tidak meruncing. Berat dari pedang Sabel ini ialah 500 gr.

Pelindung untuk pedang ini, penuh menutupi tangan hingga pangkal tangkai. Bagian atas pedang berguna untuk memarang, bagian bawahnya untuk menangkis, dan bagian ujung untuk menusuk.

Degen (Epée)
Degen ialah sebuah pedang yang mempunyai bentuk segitiga dan berparit. Bentuk pedang pada bagian pangkalnya tebal, semakin ke ujung semakin kecil. Pedang ini memiliki ujung yang datar dan berpegas dengan pelindung tangan besar.

Berat dari pedang ini ialah sekitar 750-770 gr. Bagian bawah pedang berguna untuk menangkis, sedangkan bagian ujungnya untuk menusuk.