Sejarah Permainan Bola Voli

Sejarah Permainan Bola Voli

Permainan bola voli merupakan permainan olah raga yang dilakukan secara beregu. Permainan ini cukup menyenangkan dan cenderung lebih aman jika dibandingkan dengan permainan bola basket atau sepak bola.

Disebut lebih aman karena area permainan tiap regu terpisah sehingga tidak ada kontak fisik antara satu regu dengan regu lawannya. Akan lebih baik jika sebelum bermain kita telah mengetahui sejarah, perlengkapan, aturan serta teknik bermain bola voli.

Sejarah Permainan Bola Voli Dunia

Permainan bola voli diciptakan tahun 1895 oleh seorang pembina pendidikan jasmani pada sebuah perkumpulan yang bernama Young Men Christian Association (YMCA). Beliau bernama William B. Morgan yang berasal dari Holyoke, Amerika Timur.

Pada saat itu, permainan ini sangat diminati oleh masyarakat Amerika, sehingga mengalami perkembangan yang cukup pesat. Pada tahun 1933 YMCA menyelanggarakan pertandingan bola voli tingkat nasional di Amerika.

Permainan ini kemudian menyebar ke luar Amerika, pada tahun 1974 diadakan pertandingan bola voli di Polandia, pesertanya saat itu cukup banyak. Karena perkembangannya semakin pesat, maka didirikanlah sebuah organisasi untuk menghimpun berbagai klub bola voli di seluruh dunia, yaitu International Volley Ball Federation (IVBF) atau Federasi Bola Voli Internasional yang berpusat di Paris. Ketika pertama kali dibentuk organisasi ini hanya mempunyai anggota 15 negara.

Sejarah Permainan Bola Voli Indonesia

Olahraga bola voli mulai dikenal di Indonesia pada masa kolonialisme Belanda, yaitu setelah tahun 1928. Permainan ini juga sangat disenangi oleh masyarakat tanah air, sehingga berkembang dengan sangat cepat. Pada tahun 1952 ketika diadakan PON di Jakarta, permainan bola voli secara resmi mulai dilombakan atau dipertandingkan.

Pada tanggal 22 Januari 1955 berdiri Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) diketuai oleh W. J. Latumenten. Kemudian pada tanggal 28-30 Mei dibuat kongres dan pertandingan kerjuaraan nasional bola voli di Jakarta.